Tempat obrol politik sambil ngopi

Ungkit Kisah Nabi, MUI Minta Warga Salat Tarawih di Rumah

26

Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat (24/4). Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Fachrul juga mengajak masyarakat tetap beribadah di rumah. Fachrul meyakinkan bahwa beribadah di rumah tidak akan mengulangi pahala.

“Ramadhan tahun ini, 1441 Hijriah, hadir saat dunia sedang dilanda pandemi COVID-19. Banyak hal yang harus disesuaikan agar nilai ibadah tidak berkurang, meski kita tidak bisa tadarus bersama, tarawih bersama, dan iktikaf bersama di masjid,” ujar Fachrul saat konferensi pers sidang isbat 1 Ramadhan 1441 Hijriah yang disiarkan melalui YouTube Kemenag RI, Kamis (23/4/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi juga mengajak masyarakat melaksanakan ibadah Ramadhan di rumah selama pandemi COVID-19. Tujuannya mencegah penularan virus Corona.

“Marilah kita mengikuti arahan pemerintah dan MUI, yaitu kita tetap melaksanakan tarawih melaksanakan ibadah jumlah tapi di rumah masing-masing, jadikan rumah kita ini sebagai tempat beribadah,” kata Abdullah.

Menurutnya, Rasulullah SAW melaksanakan salat tarawih di masjid hanya dua malam. Sisanya, Rasulullah SAW melaksanakannya di rumah.

“Karena Rasulullah SAW melaksanakan ibadah Tarawih di bulan Ramadhan adalah dua malam (di masjid), sisanya Rasulullah memberikan contoh salat sunah itu dilaksanakan di rumah,” ucapnya.

Menurutnya, Rasulullah juga meminta umatnya menjadikan rumah sebagai tempat ibadah. Terangi rumah masing-masing dengan ayat Al-Qur’an dan zikir.

“Jangan jadikan rumah kamu bagaikan kuburan, sepi tidak ada ayat-ayat Al-Qur’an, tidak ada zikir yang kita kumandangkan dari rumah kita,” ucapnya.

Sumber : detik.com

You might also like
close