Tempat obrol politik sambil ngopi

Rehab Mesjid Rp 1,2 Milyar Terhenti dan Terancam Gagal

63

Taliabu-Malut. Tercium aroma tindak pidana korupsi di Mesjid Nurul Yaqin, sebuah rumah ibadah umat muslim di Desa Onemay, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Rencana rehab mesjid yang menelan anggran negara Rp 1,2 milyar tersebut kini terhenti dan belum selesai di kerjakan.

Pengerjaan proyek rehab yang menelan anggaran tergolong mahal sebab yang di rehab hanya atap, plafon, lantai dan cat dinding saja. Dengan besar anggaran senilai Rp 1,2 milyar. Menurut Lukman seorang konsultan lokal mengatakan ‘ Nilai anggaran Rp 1,2 milyar bisa membuat bangunan dengan volume sebesar bangunan Mesjid Nurul Yaqin dari fondasi sampai atap lengkap hingga selesai tinggal terima kunci’.

Dari pernyataan di atas terdapat indikasi penyelewengan anggaran negara yang perlu di audit oleh pihak yang berwenang. ‘Dalam waktu dekat ini kami akan ke DPRD Kabupaten Pulau Taliabu meminta ke wakil rakyat tersebut untuk mendesak pihak berwajib mengaudit pengerjaan proyek tersebut’ kata AY warga Taliabu Barat Laut. Sebelumnya, anggaran Rp 1,2 milyar tersebut di gelontorkan 2 kali tahap penganggaran, tahap pertama APBD 2018 Kabupaten Pulau Taliabu Rp 750 juta, tahap kedua APBD 2019 Kabupaten Pulau Taliabu Rp 466 juta. Namun, hingga saat ini 29/01/2020 pengerjaan proyek rehab tersebut belum selesai bahkan berhenti di kerjakan. Obyek rehab seperti lantai, plafon dan cat pada dinding tidak selesai di kerjakan hingga 100 persen.

Banyak pihak yang menyayangkan kegiatan rehab mesjid yang di lakukan oleh Pemda Pulau Taliabu di beberapa tempat salah satunya Mesjid Nurul Yaqin di Desa Onemay, pasalnya anggaran Rp 1,2 milyar tidak sebanding dengan pelaksanaan kegiatan. Salah satunya pernyataan dari Muhaimin Syarif anggota DPRD Provinsi Maluku Utara di tengah-tengah kunjungan reses yang di laksanakan di Kantor Desa Onemay, beliau menyampaikan bahwa ‘ada 11 rumah ibadah di Pulau Taliabu yang di rehab menggunakan anggaran negara dan itu semua bermasalah salah satunya ada di Kecamatan Taliabu Barat Laut’. Sampai berita ini di rilis mesjid Nurul Yakin Desa Onemay belum selesai tahap pengerjaannya, walaupun sudah memasuki tahun 2020. Entah apa yang merasuki pengerjaan proyek rehap mesjid tersebut.

Artikel Terkait : https://politik.us/6504/rehab-mesjid-desa-onemay-pulau-taliabu-rp-12-milyar-menuai-protes/

You might also like
close