Tempat obrol politik sambil ngopi

Pernikahan Terhalang Maut, Tinggal Ijab Qobul, Pria Ini Terpaksa Jadi Jomblo Lagi karena Calon Istrinya Tiba-tiba Meninggal Dunia 

23

Pernikahan Terhalang Maut, Tinggal Ijab Qobul, Pria Ini Terpaksa Jadi Jomblo Lagi karena Calon Istrinya Tiba-tiba Meninggal Dunia

Kematian seseorang memang tak dapat diprediksi oleh siapa pun.

Sebab, maut datang tak kenal waktu.

Tak peduli apakah ia datang di hari biasa atau di hari terpenting sekali pun.

Seperti kisah pilu yang dialami sepasang calon pengantin asal Sao Paulo, Brazil ini.

Jika hari pernikahan merupakan hari yang dinantikan dan menjadi waktu yang indah bagi pasangan pengantin, tetapi tidak untuk mereka.

Karena bukan hal yang indah didapatkan oleh keduanya, tapi kisah tragis yang harus dilalui mereka.

Jessica Guedes yang sedang hamil enam bulan sudah mempersiapkan diri untuk pernikahannya dengan sang kekasih.

Namun dia mengeluh sakit saat perjalanan menuju pernikahannya.

Ia merasa pusing dan sakit pada bagian lehernya, Jessica mengira itu gangguan kecemasan karena pernikahan.

Tetapi rupanya itu adalah pre-eklampsia yang bisa mengancam jiwa pada perempuan yang sedang hamil.

Letnan Flavio Goncalvez tak tahu mengenai kondisi calon istrinya tersebut, dan menunggunya di altar pernikahan.

Sampai akhirnya sang calon istri dikabarkan datang terlambat karena tidak sehat.

Kemudian seorang kerabat bergegas memohon bantuan karena Jessica pingsan di dalam mobil.

Perempuan tersebut akhirnya dilarikan ke rumah sakit, dan dipindahkan ke rumah sakit bersalin.

Sayangnya Jessica tak berhasil diselamatkan karena mengalami mati otak karena stroke.

Sedangkan anaknya dilahirkan di usia 29 minggu dengan berat 930 gram dan panjang 34 centimeter.

Bayi yang diberi nama Sophia itu harus menjalani perawatan intensif setidaknya dua bulan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.

Calon mempelai pria pun menceritakan perasaannya yang harus kehilangan calon istrinya tersebut.

“Saya khawatir karena saya menunggunya di altar dan dia butuh waktu lama untuk masuk.

Sepupunya berlari menuruni karpet dan memberi tahu saya bahwa dia pingsan,” kata Flavo.

“Saya membuka pintu mobil dan dia berbaring tetapi sadar untuk berbicara dengan saya.

Saya berkata kepadanya, ”Sayang, aku di sini,” sambungnya.

Kepada Flavo, Jessica merasa sakit di bagian belakang lehernya, dan Flavo yang juga memiliki profesi sebagai pemadam kebakaran dan regu penyelamat pun memberikan pertolongan kepada calon istrinya itu.

Menurut laporan medis, Jessica mengalami stroke, karena pre-eklampsia dan pendarahan internal yang mengharuskan ahli bedah melakukan pengangkatan rahim.

Sebelum Jessica dimakamkan, organ-organnya juga telah disumbangkan.

You might also like
close