Tempat obrol politik sambil ngopi

Nasib Proyek BUMN Di Pelosok Negeri GAGAL, KPK Di Mana ?

Malut. Lagi dan lagi proyek bermasalah di pelosok negeri yang tidak terekam oleh media, baik cetak maupun eletronik, luput dari pengawasan KPK maupun Polri. Kali ini terdapat proyek pembangunan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Temuan penelusuran tim Politik.us 28/01 terdapat 5 unit bangunan setengah jadi atau belum selesai, berikut 2 fondasi tangkih minyak dan lempengan besi yang kemungkinan akan di gunakan untuk tangkih penampungan minyak. Lokasi bangunan tersebut di kelilingi oleh pagar ram besi kurang lebih seluas 10.000 m². Letak bangunan tersebut berada sekitar 500 meter di sebelah barat Desa Beringin Jaya, di pesisir pantai.

Menurut warga setempat AM (39), ‘proyek tersebut mulai di bagun tahun 2016, besar anggaran dan pelaksana proyek saya tidak tau sebab tidak di ada papan informasi proyeknya yang terpasang’ ungkapnya. Lokasi yang merupakan bekas pelabuhan kayu loging tersebut hingga saat ini menjadi tempat wisata lokal masyatarakat setempat. Namun uniknya terdapat bagunan-bangunan kumuh yang tidak ubahnya seperti kampung tua yang tak berpenghuni.

Perhatian penegak hukum pun seperti KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk mengungkap kasus proyek tersebut masih belum terlihat. Diamnya penegak hukum seperti KPK terhadap penyelewengan anggaran negara seperti ini adalah indikator bahwa KPK tidak pernah hadir di Kabupaten Pulau Taliabu. Pada saat kunjungan reses anggota DPRD Maluku Utara, Muhaimin Syarif awal bulan lalu mengungkapkan ‘Di Taliabu Utara juga terdapat proyek BUMN (PLN) yang nasibnya sama seperti proyek PLN di Desa Beringin Jaya tersebut, saya masih mengumpulkan data terkait kasus ini, karena ini adalah bagian dari kerja pengawasan komisi saya di DPRD Malut’ tandasnya. Apakah akan sama nasib proyek tersebut seperti proyek-proyek di Taliabu lainnya yang terbengkalai ?

Anggaran negara yang seharusnya di gunakan untuk pembagunan fasilitas umum seperti listrik, tak terlaksana dengan baik, sehingga pasokan listrik di Taliabu bagian utara sering padam karena hanya di pasok dari ibukota Bobong yang kemampuannya terbatas.

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

close