Tempat obrol politik sambil ngopi

Amien Rais Siap Bikin Perhitungan Kepada Pihak yang Tunggangi PAN Untuk Kepentingan Sesaat

Politikus – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berbicara mengenai kader sejati dan bukan kader sejati PAN. Amien disebut-sebut meminta kepada Ketum Zulkifli Hasan untuk tidak maju lagi untuk perebutkan posisi Ketum PAN.

Awalnya, Amien Rais berbicara menyinggung mengenai kebijakan politik PAN. Menurut Amien, kebijakan PAN harus searah dan sejalan dengan tuntutan agama.

“Saya hendak mengajak seluruh kader PAN, kita ini supaya tatkala kita mengejar berbagai kepentingan politik sesaat itu betul-betul kita koneksikan dengan nasib kita di akhirat nanti. Saudara sekalian, jika ada sebuah kitab yang bedakan celaka mana antara yang sahid, itu terdapat di dalam kitab suci Al-Q’uran, taurat, dan kitab injil,” sebut Amien saat memberikan sambutan pada acara Rakernas PAN di Hotel Millenium, Jl. Fachrudin, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/12/2019).

Amien Rais sempat menyindir kader PAN yang dianggapnya takut dengan pihak-pihak tertentu. Selanjutnya dia kemudian bicara mengenai kebijakan ‘mendukung tanpa syarat’.

“Kalau ada kitab yang memberikan rohani di atas jasmani ada dalam kitab suci. Namun sayangnya, mungkin juga termasuk PAN pikirannya 4-5 tahun mendatang. Dan yang saya sangat tidak paham ada tokoh PAN kok merasa takut sama orang lain gitu loh. ‘Aku dukung tanpa syarat’, saudara-saudara sekalian saya menangis,” sindir Amien.

“Kalau Nabi Muhammad kita dukung tanpa syarat, iya. Tapi jika manusia seperti saya dan anda semua ini, masa tanpa syarat. Ini akan saya bicarakan nanti di dalam sidang. Tapi karena ini hanya sebentar saja, nanti juga saya akan mengajak bapak-ibu agar kita semua tidak betul-betul, hidup hanya 70 tahun kemudian game. Yang kita akan bawa ke dalam liang kubur hanya 2 lembar kain,” lanjutnya.

Amien juga menyebut bahwa kini PAN dalam kondisi terpuruk. Meski demikian ia juga menyatakan tidak akan menyalahkan siapa-siapa, termasuk sang ketum, Zulkifli Hasan.

“Ketika PAN terpuruk seperti saat ini, tidak ada yang akan disalahkan. Saya pikir semua ketum partai itu orang yang baik. Bukan baik-baik saja, Insyallah kita orang yang benar-benar baik. Dengan demikian saudara-saudara, kegiatan rakernas ini akan bermuara kepada Kongres nasional yang kemudian nanti di sana akan dibicarakan dari hati ke hati tentang masa depan PAN, partai yang kita cintai ini,” kata Amien.

Mantan Ketua MPR itu kemudian menceritakan sebuah kisah untuk menganalogikan mengenai kader PAN saat ini. Amien menyebut, ada kader sejati dan ada bukan kader sejati dalam tubuh partai berlambang matahari putih itu.

“Saya akan membuat sebuah cerita klasik antara kader sejati dan kader yang tidak begitu sejati. Jadi pada waktu zaman Nabi Sulaiman ada 2 orang ibu yang memperebutkan seorang anak bayi. Saat ditanya Nabi Sulaiman, Ibu A apakah ini bayimu? Ibu A katakan ‘Wahai Raja Sulaiman itu anak kandungku’. Demikian halnya pun Si Ibu B juga mengatakan bahwa itu anak kandungku,” paparnya.

“Kemudian Nabi Sulaiman yang bijak tersebut mengambil pedang lalu mengatakan kalau demikian aku akan membelah jadi dua bayi ini, masing-masing dari kalian akan mendapat separo. Yang ibu asli itu lalu jungkir balik menangis meraung-raung, tolong-tolong Raja Sulaiman berikan kepada dia. Sedangkan bukan ibu asli, ya cuma bisa gagap bagi saja dua tidak ada masalah,” kata Amien.

Amien pun menyebut bahwa seorang kader PAN yang kuat adalah seperti itu sejati anak bayi itu. Ia kemudian menyinggung lagi soal akan membuat perhitungan kepada pihak-pihak yang mengizinkan PAN ditunggangi oleh kepentingan politik sesaat.

“Kader PAN saya yakin Insyallah yang lebih kuat dan yang sejati itu ada. Tapi kalau hanya akan dimanfaatkan untuk ditunggangi secara sesaat, itu yang saya akan lakukan perhitungan. Apa saja perhitungan itu? tentu tunggu sampai tanggal mainnya,” ujar Amien.

Sebagaimana diketahui, bahwa Amien Rais tampaknya tak akan berada di pihak calon petahana ketum Zulkifli dalam perebutan Ketum PAN. Karena Ia secara terang meminta agar Wakil Ketua MPR itu untuk tidak maju lagi dalam pencalonan caketum PAN.

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

close